Berita

M. Romahurmuziy (tengah)/DPP PPP

Politik

Pilih Gus Ipul Atau Khofifah, PPP Minta Masukan Ulama Madura

SELASA, 15 AGUSTUS 2017 | 11:52 WIB | LAPORAN:

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menargetkan kemenangan di Pilkada Jawa Timur 2018 nanti.

Hal itu ditegaskan Wasekjen DPP PPP, Achmad Baidowi melalui rilis tertulis yang yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (15/8).

Namun demikian, pria yang akrab disapa Awiek ini mengatakan bahwa belum diputuskan calon yang akan diusung partainya.


"Ada dua nama dari kalangan NU yang cukup santer beredar di masyarakat maupun internal PPP. Yakni Wagub saifullah yusuf (gus Ipul) dan Mensos Khofifah Indarparawansa," sebut Baidowi.

PPP tetap mengedepankan kehati-hatian dalam menentukan pilihan. Salah satunya meminta masukan atau serap aspirasi dari ulama dan kader PPP.

Seperti kemarin (Senin, 14/8), Ketua Umum PPP, M. Romahurmuziy bersama dirinya menghadiri silaturahmi kader PPP se-Madura di Ponpes Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan yang dipimpin KH. Muhammad Syamsul Arifin sekaligus Wakil Ketua Majelis Syariah DPP PPP.

"Konsolidasi tersebut untuk persiapan Pilkada Jatim dan tiga Pilkada di Madura. Jumlah pemilih di Madura sekitar 4 juta sehingga cukup signifikan untuk mendulang suara," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, kata Awiek, DPP mengajak kader untuk bisa aktif memenangkan calon yang diusung PPP dalam Pilkada. PPP juga menunggu masukan, salah satunya dari para ulama Madura terkait figur yang mau diusung.

"Adapun untuk posisi cawagub, sejauh ini PPP masih menominasikan Ketua DPW KH. Musyafa Noer. Figur yang mau menggandeng Musyafa Noer berpeluang diusung PPP. Dalam konsolidasi di Madura, PPP juga menyosialisasikan figur Musyafa sebagai bakal cawagub dari internal. Namun PPP juga akhirnya akan realistis terhadap perkembangan dan dinamika Pilgub Jatim," tambah anggota Komisi II DPR ini.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya