Berita

Abdul Kadir Karding/Net

Politik

Dituding Politisasi Santri, PKB: Tabayyun Dulu

SELASA, 15 AGUSTUS 2017 | 10:43 WIB | LAPORAN:

Teriakan 'bunuh menterinya' dalam aksi tolak Permendikbud Nomor 23/2017 tentang kebijakan sistem belajar lima hari atau full day school (FDS) juga dikritik Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Aksi yang dilakukan kalangan santri tersebut viral karena salah satu orator meneriakkan "bunuh menterinya".

"Saya kira aksi itu diliputi rasa emosi yang berlebih," ujar Sekjen PKB, Abdul Kadir Karding kepada Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu (Selasa, 15/8)


Menurutnya, tidak ada larangan untuk aksi menyampaikan aspirasi, tapi harus sesuai aturan dan menggunakan bahasa yang etis. Sebab, memakai ruang publik dan didengar banyak orang.

"Saya berharap agar semua aksi yang dilakukan dalam rangka menolak FDS supaya disampaikan dengan bahasa sopan dan pantes. Dan paling penting sesuai aturan yang berlaku," jelasnya.

Disinggung soal PKB dianggap mempolitisasi santri dalam aksi tersebut, Kadir meminta untuk membiasakan tabayyun atau klarifikasi.

"Saya kira perlu ditabayyun dulu, tidak boleh langsung menjudge itu sesuatu yang tidak benar," tukasnya.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya