Berita

Foto/Net

Nusantara

Kapolda Sumut: Pelaku Curanmor Kota Medan Cukup Profesional

SELASA, 15 AGUSTUS 2017 | 08:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Paulus Waterpauw mengapresiasi jajaran Polrestabes Medan dalam mengungkap berbagai kasus kejahatan. Apresiasi ini disampaikannya saat memaparkan kinerja Polrestabes Medan dan polsek jajaran dalam memberantas kasus kejahatan jalanan dan narkoba.

Total terdapat 451 pelaku kejahatan yang berhasil diungkap oleh polisi dalam kurun waktu sebulan terakhir. Para tersangka didominasi pelaku perdagangan dan penyalahgunaan narkoba, pencurian kenderaan bermotor (curanmor), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian dengan pemberatan (curat).

"Yang kita prihatin, apalagi kasus-kasus yang terjadi cukup berkelas,"kata Paulus didampingi Kapolrestabes Medan, Kombes Sandy Nugroho saat pemasaran di Mapolrestabes Medan, Kota Medan, Senin (14/8).


Paulus menyebutkan, untuk kasus narkoba terdapat sebanyak 270 orang tersangka dengan 176 kasus, dengan barangbukti 78,4 kilogram ganja, 5,2 kilogram sabusabu serta 486 butir pil ekstasi.

Selain kasus narkoba, kasus lain yang paling menonjol adalah kasus curanmor dengan jumlah kasus sebanyak 133 kasus dengan 52 tersangka. Tingginya angka kasus ini membuktikan bahwa aktivitas kriminal itu masih sangat aktif di Medan

"Yang menjadi sorotan saya, yang dua hari lalu diungkap Polsek Delitua. Bahwa ada 3 tersangka yang beraksi di 40 TKP. Begitu juga dengan pengungkapan unit Ranmor Polrestabes Medan yang meringkus 2 tersangka pelaku Ranmor di 18 TKP. Ini membuktikan mereka pelaku profesional," pungkas kapolda baru ini dilansir dari RMOLSumut.

Sementara Kapolrestabes Medan, Kombes Sandi Nugroho mengatakan, untuk tindaklanjut atas kasus-kasus tersebut, pihaknya akan terus meningkatkan operasi pengamanan dan patroli di wilayah-wilayah rawan kejahatan maupun di pemukiman masyarakat. Ia pun mengajak masyarakat untuk proaktif melaporkan setiap tindak kejahatan kepada mereka.

"Kita tidak akan bisa berbuat banyak tanpa masyarakat. Khususnya untuk narkoba. Karena daya tangkalnya ada di masyarakat. Kita akan tumpas seluruh aktivitas narkoba," demikian Sandi. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya