Sri Mulyani/Net
Sri Mulyani/Net
"Kalau mau bicara organisasi, kita lihat bagaimana anda berorganisasi? Kebinekaan dan radikalisme. Bagaimana caranya kita bisa meng-organize, kalau kita tidak mampu memahami perbedaan. Karena setiap orang berbeda. Bahkan, (anak) kembar pun pasti tidak sama," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam paparan pada acara Simposium Nasional di Balai Kartini, Jakarta, Senin (14/8).
Indonesia, lanjutnya, bisa menjadi sebuah negara yang berdaya saing tinggi. Namun, Indonesia juga harus menjadi sebuah institusi yang baik dan berintegritas. Termasuk memiliki SDM yang memahami makna tentang perbedaan.
Populer
Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11
Senin, 15 Juni 2026 | 02:37
Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09
Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39
Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40
Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01
UPDATE
Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23
Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18
Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08
Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04
Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01
Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30
Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14
Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00
Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57
Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43