Berita

Roem Kono/Net

Politik

Usulan Golkar, TNI Dilibatkan Dalam Basmi Hama Wereng

SENIN, 14 AGUSTUS 2017 | 22:51 WIB | LAPORAN:

Wakil Ketua Komisi IV DPR Roem Kono menganggap peran TNI sangat dibutuhkan untuk pembangunan pertanian, utamanya membantu petani meningkatkan taraf hidup. Kehadiran TNI bisa menutupi kurangnya jumlah penyuluh pertanian di daerah-daerah.

"Penyuluh kita memang jumlahnya ribuan, tapi tidak optimal. Mobilitas mereka sangat kurang karena minim sekali yang memiliki transportasi. Akibatnya, transfer pengetahuan ke petani sangat kurang,” ucap politisi Golkar ini, Senin (14/8).

Untungnya, kata dia, Kementerian Pertanian (Kementan) menggandeng TNI. Roem Kono menilai, terobosan Kementan ini sangat bagus untuk menutupi kekurangan penyuluh di lapangan.


"Secara sumber daya, TNI cukup besar. Kemdian, biaya yang dikeluarkan Pemerintah dengan melibatkan TNI tidak mahal seperti yang dilaksanakan kontraktor. Dalam pelaksanaannya ada jaminan Panglima. Saya kira ini langkah yang baik mempercepat pembangunan, utamanya pertanian di daerah-daerah terpencil. Makanya, kerja sama dengan TNI ini harus terus didorong dan diberikan apresiasi,” tuturnya.

Dia justru ingin pelibatan TNI tidak hanya pada pengawasan, pembagian bibit dan pupuk, serta operasional alat mesin pertanian (alsintan). TNI juga perli dilibatkan dalam membantu menangkal serangan hama wereng yang banyak menyerang persawahan petani. Apalagi, serangan wereng menjadi hal yang sangat mengkhawatirkan. Sudah banyak areal sawah gagal panen karena serangan hama ini.

"Sekarang bagaimana pemberantasan hama wereng ini. Kan bisa juga melalui kerja sama dengan TNI untuk semprot. Karena sekarang ini hampir 30 persen sawah kita nyaris gagal panen karena serangan hama ini. Akibatnya, pendapatan petani berkurang,” katanya.

Gara-gara serangan wereng, ada petani yang menderita kerugian sampai tiga kali. "Di daerah-daerah itu banyak sekali petani menderita gagal panen sampai tiga kali. Mereka mau apa kalau seperti itu. Jadinya, ya ngutang ke ijon. Saya pemberantasan hama wereng ini penting dikerjasamakan dengan TNI ini,” tambah dia. [sam]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya