Berita

Sri Mulyani/Net

Bisnis

Tips Kurangi Kemiskinan dan Pengangguran Ala Menkeu

SENIN, 14 AGUSTUS 2017 | 20:45 WIB | LAPORAN:

Menteri Keuangan Sri Mulyani punya solusi mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran. Hal itu disampaikan saat Simposium Nasional yang digelar oleh DPP Taruna Merah Putih (TMP) di Balai Kartini, Jakarta, Senin (14/8).

"Bagaimana kami membuat Indonesia ini mengurangi kemiskinan dan pengangguran? Jangan sampai dia (Indonesia) menjadi institusi yang jadi momok," ujarnya.

Menurutnya, upah dan gaji, kerap menjadi masalah. Namun, hal itu berkaitan dengan konsistensi, disiplin, monitoring dan enforcement dalam mengatur secara internal dan eksternal.


"Nggak bisa salah satu off. Dia organisasi yang harus dijaga terus, kadang-kadang ditekan agar jadi baik. Dibuka secara transparan, agar masyarakat bisa lihat mereka. Institusi yang baik adalah salah satu modal bagi negara untuk kompetitif," paparnya.

Selain itu, Sri mengatakan, sistem kompetisi yang ada kurang melibatkan dari kalangan miskin. Sehingga kerap terjadi perbedaan disaat berkompetisi.

"Orang miskin harus bisa diangkat. Maka pemihakan jadi penting, karena tidak semua orang memiliki kemampuan untuk berkompetisi. Karena dalam berkompetisi ada level of playing field," demikian Sri.

Selain Sri, ikut hadir dalam simposium sesi kedua bertema "Daya Saing Indonesia di Tengah Perekonomian Dunia" itu, tiga pembicara lainnya. Antara lain, Chairul Tanjung, Ketum Kadin Indonesia Rosan Roeslani, dan Ketum BPP Hipmi Bahlil Lahadalia. [sam]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya