Berita

Dadang Rusdiana/Net

Politik

Komisi X Desak Polisi Usut Unjuk Rasa "Bunuh Menteri"

SENIN, 14 AGUSTUS 2017 | 20:08 WIB | LAPORAN:

Kalangan dewan menyayangkan sekaligus prihatin atas aksi anak-anak dengan teriakan 'bunuh menteri' pada demonstrasi menolak Permendikbud 23/2017 yang mengatur program full day school (FDS).

Anggota Komisi X DPR RI Dadang Rusdiana mengatakan bahwa unjuk rasa seharusnya dapat dilakukan dengan santun.

"Tidak mengeluarkan kata-kata kotor apalagi ujaran-ujaran kebencian. Masa berteriak Allahu Akbar, tapi berteriak bunuh menterinya, aneh banget," katanya kepada wartawan, Senin (14/8).


Untuk itu, politisi Hanura ini meminta aparat kepolisian untuk segera menelusuri unjuk rasa tersebut.

"Gak boleh membiarkan cara berunjuk rasa dengan gaya ancam mengancam seperti itu," tegasnya.

Padahal menurut dia, sudah sangat jelas bahwa belajar 5 hari sama sekali tidak menggusur madrasah Diniyah.

"Ini jelas sekali. Menteri berkali menjelaskan seperti itu. Ini jelas karena kesalahpahaman, tifak memahami secara utuh konsep 5 hari belajar, dan anehnya kok Istilah FDS yang dikedepankan, tidak ada itu FDS. Lebih baik gunakan dialog dengan akal sehat, bukan provokatif, apalagi ancam-mengancam," pungkasnya. [sam]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya