Berita

Nusantara

ICMI Dorong Pelaksanaan Demokrasi Dengan Baik

SENIN, 14 AGUSTUS 2017 | 18:45 WIB | LAPORAN:

Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) menilai bahwa kondisi kebangsaan sekarang ini teramat bebas, ditambah lagi dengan potensi yang dimiliki Indonesia yakni keragaman etnis dan sejarah.

Ketua Umum ICMI Prof. Jimly Asshiddiqie mengatakan, kekayaan potensi tersebut dikhawatir tidak terawasi karena kebebasan yang berlebihan.

"Kebenaran di persepsi masing-masing kelompok itu yang menyebabkan kerancuan," tutur Jimly dalam keterangannya, Senin (14/8)


Dia mengatakan, baru kali ini benar-benar dirasakan bahwa nilai sebuah demokrasi di Indonesia amat mahal. Untuk itu, agar demokrasi terlaksana secara baik maka penting menguasai sektor ekonomi yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat banyak.

"ICMI harus mempromosikan kebijakan yang dengan sengaja mewujudkan keadilan sosial bagi rakyat. Kalau etnisitas berkolaborasi dengan sumber daya manusia itu tidak sehat," jelas Jimly.

Oleh sebab itu, Jimly mengajak agar ICMI dan organisasi lain memiliki kesadaran ekonomi dan mengambil peran masing-masing untuk menuju penguatan tersebut.

"Karena kalau sudah masuk dunia politik, bisa lupa segalanya," bebernya. [wah]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya