Berita

Politik

Kapolri Ajak Bangsa Bersatu, Akhiri Berkompetisi Negatif

SENIN, 14 AGUSTUS 2017 | 15:56 WIB | LAPORAN:

Kapolri Jenderal Tito Karnavian punya cara sendiri dalam mensyukuri hari kemerdekaan Indonesia yang dirayakan setiap tanggal 17 Agustus.

Alumni terbaik Akpol 1987 itu menyampaikan salah satu isi ayat Alquran dalam Surah Ar-Rahman.

"Tadi saya sudah sampaikan. Surat Ar Rahman, 'Fabiayyi ala irobbikuma tukadziban'. Nikmat Allah SWT yang mana kita dustai. Nah itu kita harus syukuri kemerdekaan ini," ujar Tito kepada wartawan di Balai Kartini, Jakarta, Senin (14/8).


Pernyataan tersebut disampaikan Tito saat menjadi salah satu pembicara dalam simposium nasional. Acara yang diadakan oleh sayap PDI Perjuangan, Taruna Merah Putih itu, bertema "Bangkit Bergerak, Pemuda Indonesia Majukan Bangsa."

Menurut Tito, dalam kompetisi global, bangsa Indonesia tidak boleh terpecah belah, khususnya untuk generasi muda penerus bangsa.

"Indonesia punya potensi untuk super power. Jangan lagi kita saling berkompetisi negatif. Kita semua satu bangsa," imbau mantan Kapolda Metro Jaya itu.

Dalam simposium itu, Tito menjadi pembicara pada sesi pertama bersama Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Direktur The Wahid Institut, Yenny Wahid, Ketua UKP-PIP Yudi Latif. Keempat tokoh itu membahas tentang "Intoleransi, Ancaman bagi Kebhinnekaan dan Persatuan Bangsa."

Lalu, di sesi kedua bertema "Daya Saing Indonesia di Tengah Perekonomian Dunia." Pada sesi kedua itu, diisi Menteri Keuangan Sri Mulyani, Chairul Tanjung, Ketum Kadin Indonesia Rosan Roeslani, dan Ketum BPP Hipmi Bahlil Lahadalia.

Sedangkan sesi terakhir, bertema "Kreativitas dan Komitmen Membangun Bangsa." Empat tokoh diagendakan hadir dalam acara di panel III antara lalu  Erick Thohir, Paundra Noorbaskoro, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, dan Presiden BEM UI M Syaeful Mujab.[wid] 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya