Berita

Sodik Mudjahid/Net

Politik

Sodik Mudjahid Sesalkan Demo 'Bunuh Menteri' Oleh Para Santri

SENIN, 14 AGUSTUS 2017 | 11:55 WIB | LAPORAN:

. Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mudjahid menyayangkan sekaligus prihatin atas aksi anak-anak dengan teriakan 'bunuh menteri' pada demonstrasi menolak Permendikbud Nomor 23/2017 yang mengatur program full day school (FDS).

"Yang pertama saya mengucapkan 'astaghfirullah hal adzim' atas demo yang berisi ancaman bahkan kata-kata sadis yakni "bunuh menteri" oleh kelompok remaja sekolah yang selama ini sering dijadikan simbol kesalehan yakni santri," ujar Sodik kepada wartawan, Senin (14/8).

Selain beristighfar, peristiwa tersebut juga menurut dia sangat memprihatinkan. Karena perkara yang didemonya hanya hal teknis, yakni pola hari belajar.


"Bukan hal yang menyangkut akidah atau syariah. Pendemo penistaan agama saja tidak ada yang melontarkan kata-kata bunuh," sebut Sodik.

Politisi Partai Gerindra ini lagi-lagi mengaku prihatin karena demo tersebut diduga kuat akibat arahan dan provokasi dari guru, ustadz dan para seniornya.

"Padahal para santri dan kaum sekolahan dalam Al-Qur'an ditekankan harus dididik dialog dan musyawarah dengan argumen-argumen yang lebih alias wa jaadilhum billatii hiya ahsan," imbuh Sodik.

Namun demikian, ia berharap kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy untuk memaafkan para santri, para senior, guru dan ustaznya.

"Kepada Mendikbud saya berharap dan saya yakin pasti memaafkannya dan tidak memprosesnya secara hukum. Dan kepada para guru, ustaz, senior santri saya minta untuk kembali membawa dan mendidik santri dengan cara yang lebih islami, termasuk dalam menyampaikan protes atau unjuk rasa," demikian Sodik Mudjahid. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya