Berita

Nusantara

Pantau Macan Tutul, Kamera Di Lereng Merapi Ditambah

SENIN, 14 AGUSTUS 2017 | 11:48 WIB | LAPORAN:

Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) menambah kamera trap di kawasan hutan lereng Gunung Merapi, untuk memantau kebenaran adanya macan tutul.

"Sampai sejauh ini keberadaan macan tutul di hutan lereng Merapi belum terpantau secara visul. Baik secara langsung maupun melalui kamera trap yang sudah terpasang," jelas Koordinator Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) TNGM Dhani Suryawan kepada wartawan, Senin (14/8).

Penambahan jumlah kamera trap dilakukan untuk lebih mengoptimalkan pemantauan macan tutul di kawasan hutan Merapi.


"Tahun lalu telah dipasang tujuh kamera trap di batang pohon. Namun dari tujuh kamera itu, dua rusak di memorinya," kata Dhani.

Dengan penambahan pemasangan kamera di pohon-pohon, diharapkan cakupan untuk menangkap jejak satwa di kawasan lereng Gunung Merapi semakin luas.

"Sejauh ini yang tertangkap kamera trap seperti kucing hutan. Kucing hutan itu seperti kucing rumahan tetapi motifnya seperti macan tutul," beber Dhani.

Keberadaan macan tutul di kawasan hutan Gunung Merapi masih perlu dibuktikan. Meski penduduk sekitar mengaku pernah melihat hewan seperti kucing dengan ukuran besar yang diduga sebagai macan tutul. Termasuk adanya temuan jejak kaki berdiameter 8 centimeter.  

"Bukti rekaman macan tutul itu belum didapatkan. Macan Tutul kami belum ditemukan bukti kuat," imbuh Dhani. [wah]  

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya