Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Begitu peneliti feminis yang juga merupakan Direktur dari Rumah Kitab, Lies Marcus dalam acara workshop yang digelar oleh Pusat Studi Timur Tengah dan Perdamaian Global (PSTPG) FISIP UIN Jakarta, di hotel Padjajaran Suites, Bogor, Sabtu (12/8). Workshop ini mengangkat tema "Assessment of Existing Economic Skills-Oriented Programme for Youth†dengan tujuan merumuskan upaya pemberdayaan anak muda di bidang ekonomi demi menghadapi bahaya ekstrimisme.
"Dari gerakkan keagamaan yang ada, perempuan dalam gerakan radikal paling tidak terlihat, namun mereka paling mempengaruhi lingkup hidup dan kehidupan sehari-hari bagi anggotanya," ujar Lies sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (13/8).
Populer
Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26
Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37
Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48
Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06
Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01
Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17
Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16
UPDATE
Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51
Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28
Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09
Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39
Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18
Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11
Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55
Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42
Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44
Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22