Berita

Nusantara

Pemprov DKI Dinilai Gagal Berdayakan Ekonomi Penghuni Rusunawa

MINGGU, 13 AGUSTUS 2017 | 20:14 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemprov DKI dinilai gagal dalam memberdayakan penghuni rusunawa. Setidaknya, hal itu dibuktikan dengan keberadaan 6.515 penghuni yang tidak sanggup membayar uang sewa tempat tinggal milik pemerintah tersebut.

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Riano P Ahmad mengaku pihaknya sangat mendukung dengan program penataan pemukiman yang digulirkan pemprov. Namun politisi PPP ini menyayangkan hal tersebut tidak diikuti dengan pemberdayaan ekonomi penghuni.

Pasalnya banyak dari penghuni terutama yang merupakan warga relokasi terpaksa harus kehilangan pekerjaannya.


"Mereka tidak bisa bayar karena mereka memang tidak punya uang. Karena mungkin mereka sudah kerja lagi lantaran lokasi rusunawa yang sangat jauh dari tempat tinggalnya semula," kata Riano seperti diberitakan RMOLJakarta, Minggu (13/8).

Karenanya Riano meminta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) DKI menggalakkan program pemberdayaan bagi warga rusun. Langkah tersebut dinilai bisa menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan warga yang kesulitan membayar retribusi rusun.

"Intinya harus digencarkan program pemberdayaan dengan kursus-kursus. Karena selama ini warga rusunawa minim pendapatan. Kebutuhan warga di rusun harus diinventarisir lalu ditindaklanjuti dengan program kerja,” pungkasnya. [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya