Berita

Trump dan Xi Jinping/Net

Global

Xi Jinping Bahas Situasi Korut Dengan Trump Lewat Telepon

SABTU, 12 AGUSTUS 2017 | 14:13 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden China Xi Jinping membahas situasi tegang di seputar Korea Utara dengan Presiden AS Donald Trump melalui sambungan telepon jelang akhir pekan ini. Ia mendesak semua pihak yang terlibat untuk bisa menahan diri.

Pemimpin China tersebut mengatakan kepada rekannya AS bahwa krisis tersebut memerlukan resolusi damai dan kepentingan bersama China dan Amerika Serikat untuk mempertahankan perdamaian di Semenanjung Korea.

"Sisi yang relevan pada saat ini harus menahan diri, dan hindari kata-kata dan tindakan yang memperburuk ketegangan di Semenanjung Korea," begitu kata laporan media pemerintah China.


Percakapan tersebut terjadi setelah serangkaian ancaman yang dilakukan oleh Trump kepada pimpinan Korut, yang pada gilirannya berjanji untuk menargetkan sekitar Guam dalam uji coba rudal berikutnya.

Meskipun tidak secara terbuka menyatakan bagaimana CHina akan bersikap jika Korea Utara malancarkan serangan ke Guam, namun editorial di media pemerintah China Global Times, yang diterbitkan oleh People's Daily Partai Komunis, menyarankan agar China berusaha mencegah serangan ke Korea Utara sementara tetap netral jika Pyongyang melancarkan serangan.

"Jika Korea Utara meluncurkan rudal yang mengancam tanah AS terlebih dahulu dan AS melakukan pembalasan, China akan tetap netral," tulis Global Times.

Tapi seandainya AS dan sekutu-sekutunya berusaha untuk "menggulingkan rezim Korea Utara dan mengubah pola politik Semenanjung Korea," Beijing akan mencegah mereka melakukannya. Demikian seperti dimuat Russia Today. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya