Berita

Ladang ganja di bunker Tua/The Guardian

Dunia

Empat WN Vietnam Jadi Pekerja Paksa Di Ladang Ganja Bunker Tua

SABTU, 12 AGUSTUS 2017 | 12:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sejumlah pria diamankan karena menjalankan perkebunan ganja di bawah tanah, tepatnya di bunker nuklir di Wiltshire beberapa bulan lalu. Dalam penyelidikan terbaru diketahui bahwa mereka memperbudak empat pekerja asal Vietnam.

Ketiganya adalah Martin Fillery berusia 45 tahun, Ross Winter berusia 30 tahun dan Plamen Nguyen berusia 27 tahun. Ketiganya mengaku bersalah Juni lalu karena berkomplot untuk memproduksi obat kelas B dan menyederhanakan listrik untuk menggerakkan pabrik ganja di 20 dari 40 kamar di sebuah bunker Kementerian Pertahanan yang telah ditutup.

Fillery dihukum delapan tahun sedangkan Winter dan Nguyen masing-masing dihukum lima tahun.


Polisi menemukan bahwa di lokasi perekebunan ganja, terdapat empat pekerja Asal Vietnam. Inspektur Paul Franklin, yang membantu mengungkap bungker tersebut, mengatakan bahwa jelas bahwa orang-orang Vietnam yang bekerja di sana diperbudak dan sangat ketakutan.

"Itu adalah perbudakan," katanya dalam sebuah wawancara minggu ini seperti dimuat The Guardian.

"Tidak diragukan lagi. Mereka tidak ada pilihan. Mereka diperdagangkan dari Vietnam, mereka ditempatkan di sana dan disuruh bekerja," sambungnya.

Tempat di mana ladang ganja itu subur adalag gedung dua lantai yang dibangun pada tahun 1980an untuk melindungi pejabat pemerintah jika terjadi serangan nuklir.

Bangunan Itu telah dinonaktifkan dan dijual pada 1990-an setelah berakhirnya perang dingin. Fillery menyewa bunker pada tahun 2013, tinggal di sana pada awalnya dan menggunakannya untuk menyimpan memorabilia televisi sebelum mengubahnya menjadi ladang ganja.

Polisi diberi tahu tentang adanya ladang ganja oleh pejalan kaki anjing yang mencium bau aneh di daerah pedalaman pedesaan dekat bunker bawah tanah. Mereka memasang operasi pengintaian dan menangkap Fillery, Winter dan Nguyen saat mereka tiba di van pada tengah malam.

Dalam penggerebekkan, dua pria muda Vietnam, seorang pria Vietnam berumur 30an ditemukan di dalam bungker, terkunci di balik pintu lima inci yang cukup kuat untuk menahan ledakan nuklir. Seorang pria Vietnam muda keempat ditemukan keesokan harinya saat mengembara di dekat desa Wiltshire di pedesaan Tisbury. Polisi yakin dia berhasil lolos dengan memotong jalan melalui terowongan ventilasi logam di atap.

Dalam penggerebekkan saat itu, polisi menemukan 4.400 tanaman, dimana 643 kg harus diinsinerasi. Detektif percaya bahwa situs tersebut telah beroperasi sejak 2013, secara bertahap meningkat dalam ukuran karena lebih banyak ruangan dikonversi untuk budidaya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya