Berita

Salah satu pantai di Guam/Net

Dunia

Mengenal "Surga Tersembunyi" Di Guam

SABTU, 12 AGUSTUS 2017 | 12:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Nama Guam menjadi sorotan baru-baru ini setelah Korea Utara mengancam untuk melepaskan rudal menuju wilayah milik Amerika Serikat di Pasifik tersebut. Namun mungkin tidak banyak yang tahu bahwa Guam ternyata merupakan "surga tersembunyi" yang menyimpan sejuta pesona.

Guam sendiri adalah wilayah Amerika Serikat yang tidak terkait di Samudra Pasifik bagian barat.

Ibu kota Guam adalah Hagatna, dan kota terpadat adalah Dededo. Pada tahun 2017 ini tercatat ada 162.742 orang tinggal di Guam. Sebagian orang yang tinggal di Guam adalah warga negara Amerika Serikat sejak lahir. Namun demikian, ada juga penduduk asli Guam. PEnduduk asli telah menetap di Guam sejak sekitar 4.000 tahun yang lalu.


Penjelajah Portugis Ferdinand Magellan, saat melayani Spanyol, adalah orang Eropa pertama yang mengunjungi pulau itu pada tanggal 6 Maret 1521. Guam dijajah oleh Spanyol pada tahun 1668 dengan pemukim, termasuk Diego Luis de San Vitores, seorang misionaris Katolik.

Antara abad ke-16 dan abad ke-18, Guam merupakan perhentian penting bagi Galleon Manila Spanyol. Selama Perang Spanyol-Amerika, Amerika Serikat berhasil menduduki Guam pada tanggal 21 Juni 1898. Berdasarkan Perjanjian Paris, Spanyol menyerahkan Guam ke Amerika Serikat pada tanggal 10 Desember 1898. Guam termasuk di antara tujuh belas Wilayah yang Tidak Memerintah Sendiri dalam daftar PBB.

Menurut situs ulasna wiasata TripAdvisor, Guam adalah destinasi turis favorit bagi turis Jepang. Mayoritas ekonomi Guam berasal dari sektor pariwisata. 90 persen turis berasal dari Jepang dan pangkalan Tentara Amerika Serikat. Sebagai salah satu teritorial AS yang paling dekat dengan Garis Tanggal Internasional, Guam dijuluki sebagai "tempat di mana Amerika dimulai", sehingga frasa itu menjadi semboyan teritorial pulau itu.

Kebudayaan dan arsitektur lokal menunjukkan tradisi Chamorro, penduduk asli Guam. Bahasa, makanan, arsitektur, musik, dan tarian tradisional menampilkan pengaruh kuat dari tradisi Spanyol.

Karena dikelilingi lautan, Guam sangat terkenal dengan pemandangan lautnya yang indah. Sejumlah pantai yang terkenal di Guam adalah Ypao Beach Park, Tumon Beach, Two Lovers Point dan Ritidian Point.

"Tempat yang bagus untuk dikunjungi untuk mendapatkan udara segar atau berkumpul bersama keluarga," kata salah seorang wisatwan dalam ulasan di TripAdvisor.

"Saya memberikan roti untuk makan ikan-ikan di lay. Pantainya sangat jernih dan banyak terumbu karang," kata wisawatan lainnya. [mel]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya