Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Pak Jokowi, Jangan Jadikan Anak Kami Jadi Generasi Robot Ya

SABTU, 12 AGUSTUS 2017 | 11:26 WIB | OLEH:

PRESIDEN Joko Widodo harus bijak dalam membuat kebijakan pendidikan nasional. Sebab, jika tidak maka yang dihasilkan sekolah hanyalah generasi robot pada masa mendatang

Terkait perubahan jam belajar siswa SD hingga SMA yang akan diberlakukan selama 8 jam dalam 5 hari yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017, tentu saja akan berdampak pada murid, orang tua murid dan guru.

Hal yang pasti akan berdampak adalah bertambahnya biaya rumah tangga wali murid dan biaya yang harus dikeluarkan oleh Guru jika ada sistim belajar 8 jam.


Tentu ini akan memberatkan dimana orang tua wali murid harus menambah uang jajan murid sekolah karena waktu belajar yang mirip dengan waktu kerja buruh. Dimana seharusnya para murid bisa makan siang di rumahnya, tapi karena jam belajar yang melewati waktu makan maka murid di sekolah harus membeli Makan. Jika dibawakan bekal pun dari pagi saat berangkat sekolah, maka tentu saja kualitas Makanan yang dibawa akan menurun, malah menimbulkan dampak penyakit.

Begitu juga dengan para Guru yang jam mengajarnya bertambah, maka biayanya juga akan bertambah padahal pendapatan gaji tetap, begitu juga cost operational sekolah juga tentu akan bertambah.

Pendidikan membangun karakter generasi mendatang sebenarnya bukan persoalan lamanya jam belajar siswa, tetapi pada penyusunan kurikulum, materi pendidikan, dan cara mengajar.

Sebab, menurut saya, mata pelajaran dasar di sekolah, misalnya mata pelajaran IPA sangat monoton di sekolah dan tidak ada sentuhan untuk bisa memberikan karakter pada murid ,misalnya banyak murid yang tidak tahu apa tujuan belajar IPA atau Mata pelajaran lainnya bagi dirinya dan negaranya sebagai generasi mendatang.

Jadi ini membuktikan kalau Menteri Pendidikan tidak punya sistim yang tepat Dalam membangun karakter generasi mendatang kalau cuma menghasilkan belajar 8 jam dalam 5 Hari ,harus membuat sistim pendidikan yang singkat padat dan mudah dimengert serta bisa mempengaruhi karakter murid Untuk menjadi generasi mendatang yang berkualitas dan bukan generasi robot.

Bijaklah pak Joko Widodo jangan sampai kebijakan belajar 8 jam justru Hanya menghasilkan generasi yang tidak berkarakter Karena murid  kurang gizi. [***]

Penulis adalah Wakil Ketua Umum DPP Gerindra

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya