Berita

Jokowi/Net

Pertahanan

Jokowi Ajak Negara ASEAN Bersinergi Perangi Terorisme

SABTU, 12 AGUSTUS 2017 | 04:45 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Terorisme merupakan tantangan baru yang nyata dihadapi negara-negara ASEAN.

Begitu kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Peringatan 50 Tahun ASEAN Tahun 2017, di ASEAN Hall, Sekretariat ASEAN, Jakarta Selatan, Jumat (11/8) siang.

Menurutnya, serangan terorisme di Marawi, Filipina, adalah salah satu peringatan bagi negara ASEAN untuk segera direspon bersama.


"Serangan terorisme di Marawi menjadi wake up call bagi kita, yang perlu direspon dengan segera. Untuk itu, kita harus bersatu menggalang kerja sama, memperkuat sinergi untuk memerangi terorisme," ujarnya.

Dijelaskan Jokowi, Indonesia telah menggagas sebuah pertemuan trilateral bersama Filipina dan Malaysia, untuk bersama membahas penguatan kerja sama pemberantasan terorisme pada 22 Juni lalu di Manila. Selain itu, Indonesia juga telah menggagas pertemuan subregional bersama dengan Australia, Selandia Baru, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Filipina, di Manado pada 29 Juli lalu.

Semua itu, lanjut Jokowi, merupakan cara yang dilakukan Indonesia dalam menghadapi ancaman terorisme dengan cara memperkuat kerja sama antar negara.

"Saya yakin, dengan kerja sama yang lebih erat, lebih kuat, kita bersama-sama akan mampu melawan ancaman terorisme di kawasan ini," tegas Presiden Jokowi. [ian]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya