Berita

Puti Guntur Soekarno/Net

Politik

Cucu Bung Karno: Masukan Kiai Masih Dibutuhkan Untuk Membangun Bangsa

JUMAT, 11 AGUSTUS 2017 | 23:41 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Masukan dari kalangan kiai masih dibutuhkan untuk membangun bangsa, meski sebentar lagi bangsa ini memasuki Hari Kemerdekaan yang ke-72.

Atas alasan itu, Anggota Komisi X DPR RI  Puti Guntur Soekarno silaturahmi dengan kalangan Pesantren di wilayah Cirebon. Salah satunya, Ponpes Al Ikhlas Kangraksan beberapa waktu lalu.

Kedatangan cucu Bung Karno ini disambut hangat oleh para kyai dan santri. Pimpinan Ponpes Kyai Usman Haris Hakim, Kyai Abdullah Syafii dan Kyai Syaeroji dari Ponpes Salafiyyah yang merupakan peninggalan Kyai Hasjim Asyhari menyambut langsung kehadiran Puti.


"72 tahun kita merdeka tetapi masih banyak hal-hal yang perlu kita musyawarahkan bersama para kyai. Bagaimana membangun sumber daya manusia Indonesia. Membangun kepribadian nasional Bangsa Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (11/8).

Menurutnya, silaturahmi yang digelar ini tidak memandang besar kecilnya sebuah pesantren, tapi lebih kepada menjalankan amanah Bung Karno. Kata dia, Bung Karno pernah berpesan kepada ayahnya, Guntur Soekarno, agar senantiasa menjalin hubungan baik dengan kalangan pesantren. Ini karena sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari perjuangan para santri dan kyai.

"Ini silaturahmi memaknai kemerdekaan bersama para santri dengan sowan para kyai dan ziarah," papar politisi PDIP itu.

Sebelum ke Ponpes Al Ikhlas Kangraksan, Puti juga menyempatkan diri berkunjung ke Pesantren Buntet Cirebon pada Kamis (10/8). Disana ia diterima langsung oleh pimpinan Ponpes KH. Adib Rofiuddin. [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya