Berita

Prita Kemal Gani Dan Panglima TNI/Dok. LSPR

Dunia

Panglima TNI Bahas Proxy War Di Kuliah Umum LSPR

JUMAT, 11 AGUSTUS 2017 | 20:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo mengisi Kuliah Umum di London School of Public Relations (LSPR) Jakarta hari ini (Jumat, 11/8).

Dalam kuliah umum yang digelar di Prof. Djajusman Auditorium & Performance Hall, Kampus B, LSPR Jakarta itu, Jendral Gatot Nurmantyo mengangkat tema "Proxy War = Bela Negara dan Cinta Tanah Air".

Selain Jendral Gatot Nurmantyo, acara itu juga diisi oleh Dr Ronny Adhikarya yang mengangkat tema “Disruption of Education”.


Kuliah umum itu digelar dengan tujuan untuk memberikan wawasan, pengetahuan serta pemahaman kepada semua peserta mengenai berbagai macam perkembangan di dunia ekonomi, bisnis serta metode pembelajaran agar dapat menyesuaikan dengan peserta didik, yaitu generasi millennial yang sarat teknologi.

"Tugas dan peran besar dunia pendidikan tinggi tidak lagi sekedar menyiapkan tenaga kerja namun menyiapkan tenaga-tenaga yang dapat membuka lapangan kerja, untuk itu perguruan tinggi dituntut tidak hanya memberikan explisit knowledge namun juga dapat mendistribusikan tacit knowledge," kata Dr. Andre Ikhsano, M.Si, Wakil Ketua I, LSPR-Jakarta.  

"Kami harapkan acara ini memberikan nilai positif kepada seluruh peserta, dan kedepannya akan terjadi efek pesan berantai untuk memudahkan penyebaran informasi tentang perkembangan ini” tambahnya seperti keterangan yang diterima redaksi.

Acara ini dihadiri 200 peserta terdiri dari dosen, manajemen, asisten dosen, dan mahasiswa LSPR-Jakarta juga mengupas tentang dinamika ekonomi dan bisnis yang telah mengalami perubahan signifikan, konsep ekonomi kreatif telah berubah menjadi sharing economy sehingga perguruan tinggi harus cepat tanggap mengenai hal ini dan mampu menyediakan berbagai macam sumber pembelajaran yang terkini. Mengingat peserta didik yang berupa generasi millennial yang sangat erat dengan dunia teknologi komunikasi, haruslah mampu dicermati dengan baik. [mel]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya