Berita

Peta lokasi Guam/Net

Dunia

China Harus Netral Jika Korut Lepas Serangan Ke AS

JUMAT, 11 AGUSTUS 2017 | 14:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

China harus bersikap netral bila Korea Utara melancarkan serangan yang mengancam Amerika Serikat.

Begitu bunyi headline surat kabar yang dikelola oleh pemerintah China, Global Times hari ini (Jumat, 11/08). Kabar tersebut muncul di tengah rencana Korea Utara untuk melepaskan rudal ke Guam, wilayah milik Amerika Serikat di Pasifik.

"China juga harus menjelaskan bahwa jika Korea Utara meluncurkan rudal yang mengancam tanah AS terlebih dahulu dan AS membalas, China akan tetap netral," begitu berita Global Times.


"Jika AS dan Korea Selatan melakukan serangan danmencoba untuk menggulingkan rezim Korea Utara dan mengubah pola politik Semenanjung Korea, China akan mencegah mereka melakukannya," sambung artikel tersebut seperti dikabarkan Reuters.

China sendiri yang merupakan sekutu dan mitra dagang Korea Utara yang paling penting, telah menegaskan kembali seruan untuk tenang selama krisis yang terjadi saat ini.

Publik internasional saat ini memfokuskan perhatian pada Korea Utara yang awal pekan ini menyatakan siap melepaskan empat rudal ke Guam, wilayah milik Amerika Serikat di pasifik pasca kebijakan bermusuhan yang dikeluarkan oleh Amerika Serikat. [mel]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya