Berita

Pengamanan demo di Venezuela/Press TV

Dunia

Sanksi Baru AS Untuk Venezuela Juga Sasar Saudara Hugo Chavez

KAMIS, 10 AGUSTUS 2017 | 19:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat telah memberlakukan sanksi baru terhadap Venezuela menyusul pemilihan majelis baru yang ditugaskan untuk menulis ulang konstitusi negara.

Departemen Keuangan Amerika Serikat pekan ini mengeluarkan pernyataan yang menyebut bahwa beberapa anggota Majelis Konstituante yang terkait dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro mendapatkan sanksi.

Di antara mereka yang mendapat sanksi adalah saudara Hugo Chavez dan seorang perwira militer yang bertanggung jawab atas keamanan untuk majelis yang kuat, dan juga anggota dewan dari badan pemilihan nasional.


Departemen Keuangan AS telah menampar sanksi kepada pemimpin Venezuela tersebut dengan membekukan asetnya di Amerika Serikat, melarang bepergian ke negara tersebut, dan melarang orang Amerika melakukan bisnis dengannya.

Departemen Keuangan juga memberi sanksi kepada 13 mantan pejabat pemerintah Venezuela sebelum majelis tersebut dipilih pada 30 Juli.

Selain itu, sanksi baru juga ditetapkan kepada Maduro.

"Presiden Maduro bersumpah di Majelis Konstituante yang tidak sah untuk lebih memperkuat kediktatorannya, dan terus memperketat cengkeramannya di negara tersebut," Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan dalam sebuah pernyataan.

"Rezim ini mengabaikan kehendak rakyat Venezuela tidak dapat diterima, dan Amerika Serikat akan berdiri bersama mereka yang menentang tirani sampai Venezuela dikembalikan ke demokrasi yang damai dan sejahtera," sambungnya seperti dikabarkan Press TV. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya