Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

PBB: 20 Juta Orang Beresiko Kelaparan Di Empat Negara Konflik Ini

KAMIS, 10 AGUSTUS 2017 | 19:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

PBB memperingatkan bahwa krisis pangan muncul di empat negara yang berbeda, dengan lebih dari 20 juta orang berisiko kelaparan di Yaman, Somalia, Sudan Selatan dan Nigeria.

Dewan Keamanan PBB mengatakan dalam sebuah deklarasi pekan ini bahwa ancaman tersebut terkait langsung dengan konflik bersenjata di wilayah-wilayah tersebut.

"Dewan Keamanan mencatat dampak yang menghancurkan pada warga sipil atas konflik bersenjata dan kekerasan yang sedang berlangsung," kata badan beranggotakan 15 anggota PBB tersebut.


Dewan tersebut juga menyatakan keprihatinan mendalam bahwa konflik dan kekerasan yang sedang berlangsung menghambat respons kemanusiaan yang efektif dalam jangka pendek, menengah dan panjang, dan karena itu merupakan penyebab utama kelaparan dalam situasi tersebut.

Ini adalah pertama kalinya PBB secara formal menghubungkan kelaparan dengan konflik di wilayah tersebut.

"Dewan Keamanan menggarisbawahi kewajiban semua pihak dalam konflik bersenjata untuk menghormati dan melindungi warga sipil," kata dewan tersebut seperti dimuat Press TV. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya