Berita

Kuba/Net

Dunia

Staf Di Havana Mengalami Gejala Aneh, AS Usir Dua Diplomat Kuba

KAMIS, 10 AGUSTUS 2017 | 15:30 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat mengusir dua diplomat Kuba pekan ini setelah staf kedutaan AS di Havana mengalami gejala fisik misterius.

Menurut keterangan dari juru bicara Departemen Pemerintah Amerika Serikat  Heather Nauert, tidak jelas soal apa gejala fisik misterius yang menimpa staf kedutaan AS di Kuba serta apa penyebabnya,

Namun demikian, dikabarkan BBC pekan ini bahwa beberapa staf kedutaan menderita gangguan pendengaran yang diduga disebabkan oleh sejumlah perangkat sonik yang ditempatkan di luar rumah diplomat, sehingga memancarkan gelombang suara yang tidak terdengar yang bisa menyebabkan tuli.


Nauert mengatakan staf mulai mengeluhkan gejala aneh akhir tahun lalu.

Kendati belum ada indikasi bahwa hal tersebut membahayakan nyawa, namun sejumlah orang telah dibawa pulang ke Amerika Serikat sebagai hasilnya.

Nauert mengatakan bahwa pemerintah menganggapnya sebagai kasus yang sangat serius dan ada penyelidikan seirus soal hal tersebut.

Washington dan Havana diketahui baru membangun kembali hubungan pada tahun 2015, menyusul 50 tahun permusuhan antara kedua negara. [mel] 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya