Berita

Nusantara

Menristekdikti Sebar 5 Ribu Benih Udang Vaname Hasil Inovasi Politani Pangkep

KAMIS, 10 AGUSTUS 2017 | 15:25 WIB | LAPORAN:

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mendorong Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan sebagai politeknik unggulan bidang pertanian dan perikanan.

Menurutnya, sebagai politeknik unggulan, proses pendidikan di Politani Pangkep harus mampu meningkatkan kualitas dan menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi unggul di bidangnya.

"Harapan saya lulusan Politeknik Tani yang ada di Pangkep ini saat lulus tidak hanya mendapatkan ijazah, namun juga memiliki sertifikat kompetensi," ujar Nasir dalam keterangannya, Kamis (10/8).


Untuk itu, Nasir meminta direktur Politani Pangkep mempererat jalinan kerja sama dengan industri, khususnya industri yang berpotensi sebagai pengguna lulusan. Sehingga lulusan Politani Pangkep bisa langsung dapat diserap oleh industri.

Dia juga menyatakan kegembiraannya terhadap inovasi yang dihasilkan Politani Pangkep. Salah satunya adalah kemampuan politani melakukan penebaran benih udang Vaname saat ukuran masih dalam klasifikasi PL10.

"Pada umumnya benih udang jenis Vaname ini ditebar oleh petani tambak pada saat ukuran PL15 sampai PL20. Tapi Politeknik Pertanian Pangkep bisa menebar benih saat ukuran PL10. Ini inovatif," beber Nasir.

Dalam kesempatan berkunjung ke Politani Pangkep Rabu kemarin (9/8), Nasir didampingi Sesjen Kemristekdikti Ainun Naim, Dirjen Belmawa Intan Ahmad, Dirjen Kelembagaan Patdono Suwignjo, Staf Ahli bidang Infrastruktur, wakil bupati Pangkep serta pejabat teras Kemristekdikti melakukan penebaran 5.000 benih udang Vaname pada tambak pendidikan seluas 800 meter persegi yang merupakan areal praktik bagi mahasiswa semester lima. Penebaran benih merupakan bagian dari rangkaian Harteknas ke-22 yang diperingati setiap 10 Agustus. [wah]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya