Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Empat Rudal Hwasong-12 Siap Diluncurkan Ke Guam Beberapa Hari Ini

KAMIS, 10 AGUSTUS 2017 | 14:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak empat rudal Hwasong-12 dipersiapkan Korea Utara untuk diluncurkan ke kawasan milik AS di Guam dalam beberapa hari ke depan, hanya jika dapat persetujuan dari pemimpin tertinggi Kim Jong Un.

Dikabarkan media pemerintah Korea Utara (Kamis, 10/8), seperti dimuat ulang BBC, roket tersebut akan meluncur melewati wilayah laut dan daratan Jepang sekitar 30 kilometer dari Guam.

Korea Utara pertama kali mengumumkan pada hari Rabu kemarin bahwa pihaknya telah menyusun rencana untuk melakukan serangan rudal terhadap Guam di mana ada sekitar 163.000 orang.


Pernyataan selanjutnya yang dibawa oleh media pemerintah mengatakan militer akhirnya akan diluncurkan pada pertengahan Agustus dan mengirimkannya ke pemimpin Kim Jong-un untuk mendapatkan persetujuannya.

"Rudal Hwasong-12 yang akan diluncurkan oleh KPA (Tentara Rakyat Korea Utara) akan melintasi langit di atas Prefektur Shimane, Hiroshima dan Koichi (Kochi)," begitu bunyi keterangan tersebut mengutip panglima militer Jenderal Kim Rak Gyom.

Keempat rudal tersebut akan terbang 3.356,7 kilometer untuk 1.065 detik dan mencapai perairan 30-40 km dari Guam.

Rudal Hwasong adalah senjata medium dan jarak jauh Korea Utara yang diproduksi di dalam negeri. [mel]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya