Berita

Foto/Net

Pertahanan

Wakil KSAD: Prajurit TNI AD Harus Terlatih Dan Profesional

KAMIS, 10 AGUSTUS 2017 | 09:35 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Letjen TNI Hinsa Siburian didampingi Komandan Komando Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (Dan Kodiklatad) Letjen TNI Agus Krismanto meninjau kesiapan pelaksanaan puncak Latihan Antar Kecabangan TNI AD tahun 2017 yang digelar di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) AD di Baturaja, Kabupaten Martapura, Sumatera Selatan, Rabu (9/8).

Dalam kesempatan tersebut Wakil KSAD menyaksikan berbagai manuver tempur yang melibatkan satuan-satuan Brigade Infanteri 6 Mekanis Kostrad dan bantuan tembakan dari satuan bantuan tempur Kavaleri, Artileri Medan dan Artileri Pertahanan Udara serta manuver tempur helly-helly skuadron serbu dari Penerbad.

Pada peninjauan kesiapan puncak latihan antar kecabangan Angkatan Darat tahun 2017 telah ini dilaksanan latihan manuver serangan satuan-satuan tempur dan satuan bantuan tempur meliputi Mobilasi udara (Mobud) pasukan Infanteri dari helly Penerbad, Droping meriam Artileri medan menggunakan Helly (sling load), penanganan tawanan serta serbuan pasukan Infanteri. Pada peninjauan ini dilaksanakan drill tempur penembakan menggunakan peluru tajam.


Dalam kesempatan tersebut Wakil KSAD menyampaikan kepada para pelaku latihan untuk melaksanakan latihan dengan semangat dan profesionalitas masing-masing kecabangan dengan tetap memperhatikan faktor keamanan dan ketelitian dalam berlatih.

"Laksanakan latihan ini dengan semangat, taktis serta tunjukan bahwa kalian adalah prajurit Angkatan Darat yang terlatih dan profesional, perhatikan faktor keamanan dalam latihan," ujar Wakil KSAD dalam keterangannya, Kamis (10/8).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil KSAD juga menyaksikan melalui tayangan videotron latihan antar kecabangan Angkatan Darat tahun 2015 yang lalu sebagai bahan evaluasi dan perbaikan pada latihan antar kecabangan tahun 2017 ini. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya