Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Penikaman Remaja Buat Resah Warga Inggris

RABU, 09 AGUSTUS 2017 | 21:33 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dua remaja Inggris ditikam sampai tewas di Moss Side Manchester dan Croydon, London selatan, dalam serentetan serangan kekerasan terbaru di Inggris awal pekan ini.

Seorang pria berusia 18 tahun yang identitasnya tidak dirilis ditikam bersama tiga orangg lainnya dalam pertarungan di Crosshill Road. Dua orang tewas dan lainnya luka.

"Kami berada dalam tahap awal penyelidikan ini dan kami mencoba memahami motif di balik serangan ini dan siapa yang bertanggung jawab," kata Dave Pester, dari Kepolisian Greater Manchester.


Ia mengakui bahwa kasus tersebut memicu kekhawatiran di masyarakat.

"Kami benar-benar mengerti bahwa masyarakat akan khawatir setelah bangun dan mendengar berita tragis pagi ini. Saya ingin meyakinkan Anda bahwa kami memiliki petugas di lapangan yang bekerja dengan kokoh sepanjang malam sambil mencoba mencapai dasar dari apa yang telah terjadi," tambahnya.

Sekitar pukul 11 ​​petang hari Selasa, seorang pria lain ditikam di Georgia Road, dekat persimpangan dengan Green Lane, Thornton Heath.

Petugas polisi tiba di tempat kejadian, namun pria tersebut dinyatakan meninggal tak lama setelahnya. Polisi membuka penyelidikan atas insiden tersebut.

Menurut angka resmi pemerintah, terjadi peningkatan 20 persen dalam insiden kejahatan pisau dalam 12 bulan sampai Maret, mencapai 34.703.

Dua puluh satu orang, termasuk anak-anak dan remaja, terbunuh antara Januari dan Juli tahun ini dengan kekerasan yang melibatkan pisau. [mel]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya