Berita

Global

Setahun Penutupan Bandara Perburuk Kondisi Di Yaman

RABU, 09 AGUSTUS 2017 | 20:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak 15 kelompok bantuan pada hari Rabu (9/8) meminta pihak-pihak yang bertikai di Yaman untuk membuka kembali bandara utama negara tersebut.

Kelompok bantuan kawatir bahwa penutupan bandara selama satu tahun telah menghalangi bantuan dan mencegah ribuan pasien terbang ke luar negeri untuk menjalani perawatan yang menyelamatkan jiwa.

"Penutupan resmi bandara Sanaa, satu tahun yang lalu hari ini, secara efektif menjebak jutaan orang Yaman dan berfungsi untuk mencegah pergerakan bebas barang komersial dan kemanusiaan," begitu bunyi pernyataan yang ditandatangani oleh kelompok termasuk Komite Penyelamatan Internasional dan Dewan Pengungsi Norwegia seperti dimuat Reuters.


Kelompok-kelompok bantuan tersebut juga mengkhawatirkan kondisi kesehatan warga Yaman di mana wabah kolera tengah merebak.

Menurut catatan PBB, ada lebih dari 400 ribu kasus kolera selama tiga bulan terakhir di Yaman. Wabah tersebut telah menyebabkan 1.900 orang tewas.

"Wabah kolera terbaru dan kondisi mendekati kelaparan di banyak bagian di Yaman membuat situasi semakin buruk," sambung pernyataan tersebut.

Yaman mengalami perang sipil yang memunculkan perebutan kekuasaan.

Penguasa Houthi menguasai sebagian besar wilayah utara, termasuk ibukota Sanaa dan bandara internasionalnya sementara koalisi pimpinan-Saudi mengendalikan wilayah udara tersebut. Pembukaan kembali akan memerlukan kesepakatan antara kedua belah pihak, yang saling menyalahkan untuk bencana kemanusiaan Yaman. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya