Berita

Khofifah/net

Politik

Khofifah: Saya Kaget Kalau Itu Mas Imin, Tak Seyogyanya Siapapun Dikte Presiden

RABU, 09 AGUSTUS 2017 | 18:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyayangkan sikap Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang cenderung mendikte Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sebelumnya, Cak Imin tak hanya meminta agar Khofifah tak maju dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Jatim) 2018 mendatang. Cak Imin juga mengaku sudah melobi Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar tidak memberi izin Khofifah terjun ke Pilkada Jatim.

"Tidak seyogyanya siapapun mendikte Presiden. Masa iya sih mas Imin melakukan itu. Saya kaget kalau itu keluar dari seorang mas Imin," kata Khofifah kepada wartawan di kantor Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (9/8).


Khofifah pun mengaku heran dengan ketakutan Cak Imin terkait dukungan warga Nahdhatul Ulama (NU) yang akan terpecah menjadi dua antara Khofifah dan Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Khofifah pun mengaku heran dengan pemikiran Cak Imin yang dianggapnya malah mundur ke belakang dan tak paham sejarah politik warga Nahdiyin.

Menurut Khofifah, PKB sendiri berdiri setelah adanya Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang menjadi afiliasi politik warga NU. Tak hanya itu, NU pada tahun 1993 juga fusinya ke PPP.

"Ketika PKB berdiri warga NU ada varian afiliasi. Ada warga NU di Golkar. Jadi demokratisasi di NU itu berjalan sangat bagus selama ini. Saya tidak tahu kenapa ada pemikiran side back begitu. Di PDI-P juga ada beberpa pengurus di NU, di Nasdem ada. Jadi saya tidak tahu apa yang sebetulnya yang sedang terjadi," demikian Ketua Umum Muslimat NU itu.[san]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya