Berita

Teluk Persia/Net

Dunia

Pangkas Impor Minyak Mentah Dari Iran, India Cari Pasokan Ke Irak

RABU, 09 AGUSTUS 2017 | 17:08 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

India menjalankan janjinya untuk memangkas impor minyak mentah dari Iran di tengah perselisihan pengembangan minyak di negara Teluk Persia tersebut.

Menurut data baru yang dirilis pada hari Rabu (9/8), seperti dikabarkan Press TV, pembelian minyak mentah Iran oleh India turun 16,3 persen pada bulan Juli dari bulan lalu menjadi 414.900 barel per hari (bpd).

Impor turun 20,7 persen dari tahun lalu, namun penurunan tertinggi sejak Februari 2016 mungkin akan berlanjut pada bulan ini. India diperkirakan hanya akan mengimpor minyak dari Iran 310.000 barel per hari.


Pemangkasan itu sejalan dengan rencana penyulingan India untuk memotong sekitar seperempat minyak mentah Iran pada tahun fiskal sampai 31 Maret 2018.

Keputusan India untuk mengurangi impor Iran terjadi setelah Teheran menolak untuk memenuhi permintaan New Delhi untuk konsesi luar biasa mengenai pengembangan ladang gas raksasa Farzad B Iran.

Orang-orang Indian dilucuti haknya untuk mengembangkan lapangan pada tahun 2014 karena angkat kaki setelah Bijan Zangeneh dinobatkan sebagai menteri minyak bumi Iran pada saat itu.

Sebagai gantinya, India telah mengganti barel Iran dengan pasokan dari Irak.

India mengangkat 954.400 barel per hari (bpd) minyak Irak pada bulan tersebut dibandingkan dengan 725.800 bpd pada bulan Juni. Dengan demikian, Irak menjadi pemasokan minyak utama India untuk empat bulan berturt-turut. [mel]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya