Berita

Singapura/Net

Dunia

Gara-gara Tusuk Gigi, Lansia Ini Terancam Dibui Dua Tahun

RABU, 09 AGUSTUS 2017 | 16:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Otoritas keamana Singapura menginvestigasi seorang pria 60 tahun karena memasukkan tusuk gigi ke tempat duduk di bus umum.

Motif ulah pria WN Singapura itu masih belum diketahui, namun aksinya tersebut berpotensi membuatnya mendekam hingga dua tahun di balik jeruji besi.

"Melalui penyelidikan ekstensif dan dengan bantuan rekaman CCTV, petugas menetapkan identitas tersangka," begitu pernyataan polisi Singapura pekan ini.


Namun demikian tidak dirilis identitas pria lansia tersebut.

Gambar tiga tusuk gigi yang menonjol dari tempat duduk diposkan bulan lalu oleh seorang pengguna Facebook, yang mengatakan bahwa dia memperhatikan adanya tusuk gigi tersebut saat hendak duduk di bus.

"Ingatlah untuk memeriksa tempat dudukmu lain kali sebelum duduk!" tulisnya seperti dimuat The Guardian.

Singapura merupakan negara kota yang memiliki tingkat kejahatan yang rendah. Namun polisi Singapura menegaskan bahwa tidak berarti tidak ada kejahatan.

"Kejahatan rendah tidak berarti tidak ada kejahatan," begitu slogan polisi Singapura.

Pihak berwenang menjatuhkan diri pada kejahatan ringan seperti vandalisme dan impor permen karet ataupun merokok sembarang tempat. [mel]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya