Berita

Nusantara

Lulusan Perguruan Tinggi Harus Bisa Bersaing

RABU, 09 AGUSTUS 2017 | 15:23 WIB | LAPORAN:

Dunia pendidikan tinggi mengalami tantangan berat di era kontemporer seperti sekarang ini. Terutama bagaimana agar lulusannya bisa bersaing dengan tenaga kerja lokal maupun dari luar negeri.

Menurut Rektor Podomoro University Dr. Cosmas Batubara, itu sebabnya proses pendidikan berbasis kewirausahaan menjadi penting dimasukkan dalam mata kuliah khusus. Dengan demikian mahasiswa lebih berpikir kreatif dan melihat potensi bisnis.

"Mahasiswa itu harus membuka wawasan baru, melihat ke depan. Mengerjakan sesuatu jangan hanya karena suka atau senang tapi bisa dijual tidak," kata Cosmas dalam keterangannya, Rabu (9/8).


Dia mencontohkan, dunia perhotelan sekarang mengalami pertumbuhan pesat. Ditunjukkan dengan bertambahnya jumlah kamar hotel sebanyak 14,2 persen sampai 2018 nanti. Kondisi itu menjadi tantangan bagi para mahasiswa jurusan arsitektur maupun perhotelan untuk bagaimana mendesain hotel yang sesuai keinginan pasar.

"Para arsitek perlu ada pemikiran baru agar bisnis hotel berlansung baik. Saya sangat mendukung re-thinking design hotels agar lulusan-lulusan perguruan tinggi bisa mendunia dan berkiprah di luar negeri," terang Cosmas.

Dia menambahkan, di era milenia, kemampuan akademis tidak hanya jadi modal utama tapi juga mahasiswa harus punya jiwa entrepreneur. Itu sebabnya Podomoro University mengembangkan metode pembelajaran komprehensif. Di mana, mahasiswa diajak untuk mengalami dunia profesional dalam proses belajar.

Cosmas yang pernah menjabat menteri perumahan rakyat menambahkan, proses belajar mengajar tersebut tidak hanya memberikan dampak luar biasa pada mahasiswa tapi juga para dosen yang mempersiapkan. [wah] 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya