Berita

Dunia

Gubernur Guam: Tak Ada Ancaman Serangan Dari Korut

RABU, 09 AGUSTUS 2017 | 14:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Gubernur Guam, Eddie Calvo berupaya untuk meyakinkan warganya bahwa tidak ada ancaman serangan dari Korea Utara (Rabu, 9/8).

Hal itu dilakukan menyusul adanya peringatan dari Korea Utara bahwa negara tersebut tengah mengkaji kemungkinan melancarkan serangan roket ke Guam, wilayah Amerika Serikat di Pasifik.

Gubernur Calvo menegaskan bahwa Guam sudah dibersiapkan untuk kemungkinan apapun yang kemungkinan terjadi.


"Guam adalah tanah Amerika. Kami bukan hanya instalasi militer," tegasnya seperti dimuat The Guardian.

Dalam sebuah pesan video online dia mengatakan bahwa dia telah diberitahu oleh departemen keamanan pertahanan dan tanah air AS bahwa tidak ada perubahan dalam tingkat ancaman.

Ancaman dari Korea Utara itu muncul setelah adanya ancaman dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut bahwa langkah apapun dari Korea Utara akan menimbulkan konsekuensi.

Bagi Korea Utara, Amerika Serikat semakin memperovokasi perang di kawasan Semenanjung Korea, terlebih setelah mengusung sebuah resolusi untuk memperberat sanksi ekonomi ke Korea Utara dengan menargetkan pemangkasan pendapatan Korea Utara dari ekspor. [mel]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya