Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

'Jihad Ekonomi' Agung Suryamal Jadi Solusi Ulama Sukabumi

RABU, 09 AGUSTUS 2017 | 11:40 WIB | LAPORAN:

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat, yang juga merupakan bakal calon gubernur Jawa Barat 2018, Agung Suryamal menyambangi Kota Sukabumi.

Tokoh yang memahami permasalahan perekomian Jawa Barat tersebut bersilaturahim ke berbagai tokoh yang ada di Sukabumi dan bogor, tokoh masyarakat, ulama, pelaku usaha dan simpul koperasi dikunjunginya dalam momen silaturahim tersebut.

“Saya sowan ke guru kita semua, ulama kita, sekaligus temu kangen istilahnya ya dengan para pelaku usaha di kota ini. Saya berdiskusi yang intinya ingin sama-sama memperkuat perekonomian Jawa Barat," kata Agung saat ditemui di Sukabumi, Rabu (8/8).


Rencananya Agung melakukan kunjungan ke beberapa tokoh masyarakat selama tiga hari kedepan di Sukabumi dan Bogor. Dalam safarinya Agung melakukan sosialisasi program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan umat, termasuk program "Jihad Ekonomi" yang sedang di dengungkan demi kemaslahatan masyarakat Jawa Barat.

Menanggapi kunjungan Agung, kalangan ulama kota Sukabumi merespon positif gagasan "Jihad Ekonomi" yang diinisiasi oleh pengusaha nasional itu. Program Jihad Ekonomi yang diinisiasi Agung dianggap bisa menjadi solusi kaum dhuafa, mustadzafin dan masyarakat Jawa Barat pada umumnya.

"Pemberdayaan ekonomi umat ini saya kira akan di sambut oleh seluruh umat muslim, terutama yang ada di Sukabumi. Karena didalam agama juga kefakiran dekat dengan kekufuran. Salah satu jargon yang diangkat, saya kira pemberdayaan ekonomi,’’ kata ulama Sukabumi, Prof Dr Deddy Ismatullah sebagaimana rilis dari Media Jabar 2017.

Ulama yang juga ketua MUI Kota Sukabumi ini juga menyatakan kesiapannya mendukung program-program perberdayaan ekonomi yang digagas Agung Suryamal. Ulama berpengaruh di Sukabumi tersebut bahkan menyatakan kesiapannya dalam kemenangan Agung pada konstalasi Pilgub Jabar nanti. Dirinya menilai bentuk dukungan tersebut merupakan ijtihad sekaligus jihad masyarakat yang menginginkan Jabar lebih baik perekonomiannya.

"Insyaallah kita akan kumpulkan ulama sekota Sukabumi dengan seluruh pesantren yang ada di Kota Sukabumi," tutur mantan rektor UIN dan pimpinan Ponpes Syamsul Ulum tersebut.[wid]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya