Berita

Pertahanan

Polda Bali Bentuk Tim Investigasi Penganiayaan Anggota Polisi

RABU, 09 AGUSTUS 2017 | 10:16 WIB | LAPORAN:

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi terkait insiden penyerangan anggota Brimob Polda Bali, Brigadir Polisi I Bagus Suda Suwarna.

Salah satu saksi, Brigadir I Nyoman Wenten yang merupakan anggota subden A Pelopor mengaku sedang bertugas jaga bersama korban saat inisden terjadi, Selasa (8/8) kemarin.

"Pada pukul 11.00 WITA, korban bersama security Karang Emas Residen atas nama Alam melaksanakan istirahat makan siang di Rimba Resort yang berjarak kurang lebih 500 meter dari Hotel Ayana," kata Kabagpenum Polri Kombes Martinus Sitompul di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (9/8).


Korban kemudian ditemukan oleh seorang sekuriti atas nama Merdeka Yana dalam posisi duduk dan sudah tidak sadarkan diri. Saat ditemukan, terdapat luka lebam pada wajah korban sebelah kiri, mata merah, muntah darah dan senjata hilang.

"Jenis senjata yang hilang itu jenis laras panjang, jenis AK 101 beserta 1 magasen berisi 3 peluru hampa dan 27 peluru karet," papar Martin.

Kini, Polda Bali tengah membentuk tim invetigasi dari beberapa divisi Kepolisian untuk mengungkap kasus tersebut.

"Polda Bali membentuk Tim Gabungan dari Propam, Brimob, Reskrim dan Intel untuk laksanakan investigasi," kata Martinus.

Anggota I Bagus Suda Suwarna menjadi korban penganiayaan oleh orang tidak dikenal (OTK), Selasa (8/8) pukul 11.20 WITA.  Korban diduga dianiaya saat tengah bertugas jaga di parkiran Hotel Ayana Jimbaran, Bali. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya