Berita

Ilustrasi/Net

Global

Soal Sanksi Baru Untuk Korut, China Siap Korbankan Kepentingan Ekonomi

SELASA, 08 AGUSTUS 2017 | 19:01 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

China berjanji untuk mengorbankan kepentingan ekonominya demi memberlakukan sanksi baru terhadap Korea Utara.

China siap untuk memberlakukan sanksi baru terhadap Korea Utara dengan cara memangkas impor negara tersebut.

Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengakui bahwa China memang menanggung sebagian besar tekanan ekonomi terbaru terhadap Korea Utara, mengingat Beijing merupakan sekutu Pyongyang.


Namun demikian, Wang Yi menegaskan bahwa negaranya tidak ragu untuk menerapkan sanksi secara utuh.

"Jika kita mempertimbangkan hubungan ekonomi tradisional antara China dan Korea Utara, China lah yang harus membayar sebagian besar harga untuk pelaksanaan resolusi terbaru," kata Wang Yi, saat berbicara di forum ASEAN di Manila, Selasa (8/8) seperti dimuat Russia Today.

Ia juga menggarisbawahi bahwa China siap untuk melawan kepentingan ekonominya sendiri.

"Demi mendukung sistem internasional non-proliferasi nuklir dan untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di wilayah ini," sambungnya.

Wang mengatakan bahwa China selalu memperhatikan resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) di Korea Utara. [mel]

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya