Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Hacker Retas Situs-situs Pemerintahan Venezuela

SELASA, 08 AGUSTUS 2017 | 14:22 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kelompok peretas meyerang situs-situs pemerintah Venezuela awal pekan ini.

Kelompok peretas yang menyebut dirinya "The Binaru Guardians" memposting pesan yang muncul untuk mendukung tindakan sekelompok orang bersenjata yang menyerang sebuah pangkalan militer di kota Valencia.

Mereka menargetkan "kediktatoran" Presiden Nicolás Maduro.


Situs yang diretas termasuk pemerintah Venezuela, Dewan Pemilihan Nasional dan angkatan laut Venezuela.

Sebuah pesan di situs pemerintah utama merujuk pada "Operasi David", yang dilaporkan oleh media Venezuela adalah nama kode serangan di Valencia.

"Kediktatoran ini memiliki hari-harinya terhitung," tambahnya seperti dimuat BBC.

Menanggapi peretasan tersebut, pemerintah mengatakan telah menolak serangan di Valencia, yang dilakukan oleh sekelompok warga sipil bersenjata yang dipimpin oleh seorang deserter militer.

Sebuah pencarian sedang dilakukan untuk 10 orang yang lolos dengan senjata setelah serangan tersebut. Serangan di kota barat laut Valencia dilakukan oleh 20 orang, kata presiden tersebut. Dua terbunuh, satu terluka dan tujuh lainnya ditangkap. [mel]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya