Berita

Center of Quranic Civilization/Net

Nusantara

Pemerintah Harus Bantu Pembangunan Center of Quranic Civilization

SELASA, 08 AGUSTUS 2017 | 09:30 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pembangunan Center of Quranic Civilization yang diprakarsasi DKM Masjid Babussalam dan warga perumahan Lembah Pinus merupakan gagasan yang genuin dan partisipatif.

Begitu puji pengajar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Dr. Siti Napsiyah Ariefuzzaman saat menghadiri pelatakan batu pertama pembangunan tersebut di Kampung Belajar, Lembah Pinus Sasmita Jaya, Pamulang, Tangsel, beberapa hari.

Menurutnya, gagasan membuat kampung belajar saja sudah menunjukkan adanya cita-cita ideal sebagai perwujudan long life education. Kini DKM Masjid Babussalam dan warga perumahan Lembah Pinus semakin melangkah lebih jauh dengan pembobotan nilai agama melalui pembangun center itu.


"Saya berharap pemerintah setempat dapat membantu. Beruntunglah pemerintah mempunyai warga yang kreatif dan inovatif dalam kebaikan. Pemerintah harus mendukung dan membantu terwujudnya fasilitas Center of Quranic Civilization itu," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (8/8)

Sementara itu, Ketua DKM Masjid Babussalam, Romlan Syukur menyatakan bahwa pembangunan Center of Quranic Civilization ini ditargetkan tuntas dalam tiga tahun.

Ia mengungkapkan bahwa bangunan masjid dua lantai dengan lantai dasar sebagai sarana pendidikan, pengajaran dan aktivitas sosial kemasyarakatan itu membutuhkan dana sekitar Rp 3 miliar.

"Kami urunan, tentu berbahagia apabila ada hamba Allah yang membantu, demikian juga pemerintah. Kami berharap pembangunannya bisa lancar, syukur jika bisa lebih cepat karena pemanfaatan yang mendesak," harapnya.  

Center of Quranic Civilization nantinya akan memiliki kelas-kelas kajian dan pengajian rutin tematik. Ada juga bimbingan khusus anak usia dini, bimbingan remaja, pengajian kaum ibu, kursus-kursus kecakapan hidup dan sebagainya.

Saat ini, pembangunan tersebut sudah memasuki tahap pemasangan tiang pemancang sudah. Pondasi bangunan sudah mulai dicor dan disambungkan satu sama lain. [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya