Berita

Foto: Kwarnas Pramuka

Nusantara

15 Ribu Pramuka Akan Bentuk Formasi Logo Rainas Raksasa

SELASA, 08 AGUSTUS 2017 | 07:43 WIB | LAPORAN:

Banyak kejutan dan hal-hal menarik yang akan terjadi di Raimuna Nasional (Rainas) XI.

Salah satunya, 15 ribu Pramuka nantinya akan membentuk puzzle raksasa dengan formasi logo Rainas. Aksi spektakuler ini akan ditampilkan usai upacara pembukaan Rainas pada 14 Agustus 2017.

Dewan Kerja Nasional Gerakan Pramuka Rizky Dwi Amanda mengatakan, konsep puzzle logo Raimuna ini pertama kalinya dilakukan dalam sejarah. Ia yakin formasi ini akan menjadi tontonan menarik karena diikuti ribuan peserta, terlebih jika dilihat dari posisi atas.


"Rainas 2017 ini kita ingin membuat sesuatu yang beda dan menarik, khususnya di acara pembukaan. Setelah upacara kita akan membuat puzzle logo Rainas yang diikuti 15 ribu peserta," ujarnya sebagaimana rilis Kwartir Nasional Gerakan Pramuka kepada redaksi.
 
Konsep ini, diakui dia, memang tidak mudah lantaran penyelenggara harus bisa mengkoordinir 15 ribu peserta dalam satu waktu. Sebab itu, perlu dilakukan simulasi terlebih dahulu. "Nanti ada tim pengarahnya dari kakak-kakak purna DKN untuk dibuatkan simulasi lebih dulu," tuturnya.

Selain puzzle raksasa, acara pembukaan Rainas di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta Timur, juga akan diisi drama kolosal, yakni penampilan 375 Pasukan Pramuka dari 11 Saka, kemudian pengibaran bendera Merah Putih dari helikopter, gerakan ombak, atraksi bongkar kapal selam, dan lain-lain.

Ketua Kwarnas Pramuka, Adhyaksa Dault mengatakan, Raimuna Nasional dilaksanakan di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta Timur, pada 13-21 Agustus 2017. Presiden Joko Widodo dijadwalkan membuka kegiatan yang akan diikuti 15 ribu peserta dari 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota ini.

"Raimuna Nasional mempertemukan anak-anak muda terbaik dari seluruh NKRI. 15.000 Pramuka yang hadir di Bumi Perkemahan Cibubur adalah Pramuka pilihan yang telah mengikuti proses seleksi," tambah Adhyaksa.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya