Berita

Pemandangan Qatar di malam hari/Net

Dunia

Di Tengah Krisis Diplomatik Teluk, Turki Dan Qatar Gelar Latihan Militer Gabungan

SENIN, 07 AGUSTUS 2017 | 21:06 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Turki dan Qatar menunjukkan aliansi strategis yang dijalin kedua negara tersebut melalui latihan militer gabungan awal pekan ini.

Dikabarkan Russia Today, latihan itu dilakukan setelah pasukan Turki pindah ke Qatar menyusul blokade diplomatik dan transportasi yang diberlakukan terhadap Doha oleh beberapa negara Arab.

Latihan yang digelar tanggal 6 dan 7 Agustus tersebut bertujuan untuk mempersiapkan militer Qatar untuk mempertahankan fasilitas ekonomi, strategis dan infrastruktur vital.


Selain itu, latihan militer gabungan juga dilakukan untuk memperkuat kemampuan pertahanan kedua negara serta meningkatkan upaya untuk memerangi kelompok-kelompok bersenjata dan menjaga stabilitas di wilayah tersebut.

Tentara Turki diketahui pindah ke negara itu pada bulan Juni lalu, setelah undang-undang yang cepat melobi Ankara untuk mengizinkan ratusan tentara dikirim ke sebuah pangkalan militer Turki di Qatar. Langkah tersebut dilakukan setelah beberapa negara Arab memberlakukan blokade terhadap Qatar karena menuduhnya telah mendukung terorisme.

Turki sendiri mengerahkan sekitar 3.000 tentara darat ke markas tersebut, untuk latihan bersama dan untuk mendukung upaya anti-terorisme. [mel]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya