Berita

Carla del Ponte/Al Jazeera

Dunia

Eks Anggota Komisi Penyelidik PBB: Tidak Ada Keadilan Bagi Suriah

SENIN, 07 AGUSTUS 2017 | 18:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang anggota komisi penyelidik PBB untuk Suriah mengundurkan diri dari jabatannya akhir pekan kemarin.

Ia adalah Carla del Ponte. Wanita 70 tahun itu mengatakan dalam sebuah diskusi panel di sela festival film Locarno bahwa dirinya telah menyiapkan surat pengunduran diri.

Carla menyebut bahwa keputusan itu ia ambil karena merasa kurangnya dukungan dari Dewan Keamanan PBB untuk menyelesaikan masalah di Suriah. Hal itu membuat pekerjaanya semakin tidak mungkin untuk dilakukan.


"Saya keluar dari komisi ini, yang tidak didukung oleh kemauan politik apapun," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa perannya di PBB hanya menjadi sebuah alibi.

"Saya tidak memiliki kekuasaan dan Dewan Keamanan tidak melakukan apapun," katanya seperti dimuat Al Jazeera.

"Kami tidak berdaya, tidak ada keadilan bagi Suriah," sambung Carla.

Carla yang merupakan seorang mantan jaksa agung Swiss, bergabung dengan penyelidikan tiga anggota Suriah pada bulan September 2012. Ia mencatat kejadian seperti serangan senjata kimia, genosida terhadap populasi Yazidi Irak, taktik pengepungan, dan pemboman konvoi bantuan.

Kepergiannya menyisakan hanya dua komisaris, yakni Paulo Pinheiro dari Brasil, dan Karen Koning AbuZayd dari Amerika Serikat. [mel]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya