Berita

Bagian masjid yang rusak/AFP

Dunia

Serangan Di Masjid AS Kurang Jadi Sorotan

SENIN, 07 AGUSTUS 2017 | 17:08 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Masjid Dar Al Farooq di Bloomington Minnesota diserang oleh sejumlah orang tak dikenal akhir pekan kemarin.

Serangan dilakukan dengan alat peledak buatan jelang ibadah sholat subuh. Serangan menyebabkan sejumlah bangunan rusak, namun beruntung tidak ada korban luka ataupun korban jiwa.

Pada saat kejadian, ada sekitar 15 hingga 20 orang di dalam masjid.


FBI segera melakukan penyelidikan atas serangan tersebut dan melacak siapa di balik serangan tersebut, namun masih belum ada titik terang. Sementara Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak memberikan komentar apapun mengenai kejadian tersebut.

Pengguna media sosial dan sejumlah pihak di Amerika Serikat yang gerah dengan kasus tersebut menyayangkan tidak adanya respon dari Presiden Donald Trump secara langsung. Padahal, aksi itu adalah tindakan teror terhadap muslim.

Mark Follman, seorang editor majalah progresif Mother Jones mengatakan bahwa Trump bungkam karena target dari serangan tersebut.

"Padahal, dalam keadaan normal, penyerangan rumah atau tempat ibadah tidak akan luput dari Presiden AS," jelasnya di akun Twitternya.

Sementara itu seorang pengguna twitter lainnya berkomentar, bahwa serangan itu tidak terlalu mencolok di media mainstream.

"Bom di masjid di Minnoseta baru-baru ini, mungkin anda tidak mendengarnya," tulis Brown Sarah.

Sementara itu aktivis Jeet Sigh juga menyalahkan media karena tidak ada yang menyebut serangan itu sebagai tindakan terorisme.

Serangan terbaru ini terjadi di tengah meningkatnya Islamofobia.

Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) mengatakan bahwa diskriminasi terhadap Muslim meningkat pasca pemilu 2016 dan tren terus meningkat pasca Trump terpilih. Demikian seperti dikabarkan Al Jazeera. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kemlu Telusuri Keterlibatan WNI dalam Kasus Online Scam di Malaysia

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:18

Pasar Kripto Lesu, Coinbase Rugi Rp6,8 Triliun

Jumat, 08 Mei 2026 | 10:09

Syahganda Nainggolan: Ulama Punya Peran Strategis Bangun Gerakan Koperasi Pesantren

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:49

DPR Dorong Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Driver Ojol Lewat Revisi UU LLAJ

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:31

IHSG-Rupiah Tertekan Jelang Akhir Pekan

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:22

Selamat Jalan, James F. Sundah, Legenda Musik yang Berpulang di New York

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:21

Pelapor Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah Mengadu ke Kapolri

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:18

AS-Iran Saling Serang, Harga Minyak Naik Lagi

Jumat, 08 Mei 2026 | 09:07

Bursa Asia Lemah saat Selat Hormuz Kembali Tegang

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:56

Prabowo Naik Maung ke Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47

Selengkapnya