Berita

KH Maruf Amin/Net

Politik

Ketum MUI: Jangan Seret Umat Dalam Kasus Victor Laiskodat

MINGGU, 06 AGUSTUS 2017 | 19:35 WIB | LAPORAN:

Pihak-pihak yang mempermasalahkan pernyataan Ketua Fraksi Nasdem Victor Laiskodat diminta untuk tidak ikut menyeret umat dalam proses penyelesaian kasus tersebut.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin meminta kepada partai yang disebut Voctor Laiskodat sebagai pendukung khilafah, seperti PAN, Demokrat, Gerindra, dan PKS untuk memproses kasus tersebut tanpa melibatkan umat.

"Ya, umat tidak usah dibawa. Kalau dibawa ke umat itu nanti akan jadi masalah besar. Umat jangan dibawa, kalau mau diproses, diproses saja," kata Ma'ruf usai menghadiri acara akikah anak ketiga Sekjen Golkar Idrus Marham di Komplek DPRD Blok F, Cibubur, Jakarta, Minggu (6/8).


Menurutnya, saat ini pemerintah tengah membangun situasi kebangsaan yang kondusif. Karenanya persoalan tersebut jangan sampai membawa umat dan membuat terprovokasi.

"Jangan karena masalah satu, dua orang mungkin, umat dan bangsa dikorbankan. Umat kan bagian terbesar bagi bangsa, jadi jangan sampai umat diseret-seret mengikuti masalah seperti itu," tegasnya.

Ia juga berharap, Victor segera mengklarifikasi orasi politik yang dilakukannya di Kupang, NTT, awal bulan ini.

"Ya harus diklarifikasi. Pak Victor itu maksudnya apa, kemudian tanggapan-tanggapan pihak-pihak yang tidak senang seperti apa," pungkasnya. [ian]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya