Berita

Mohamad Sohibul Iman/Net

Politik

RKI PKS Siap Tingkatkan Kualitas Keluarga Indonesia

MINGGU, 06 AGUSTUS 2017 | 17:09 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pada dasarnya setiap anak memiliki potensi kebaikan yang dapat diarahkan. Sementara keluarga merupakan salah satu agen sosial yang efektif dalam mengasah potensi kebaikan tersebut.

Atas alasan itu, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman optimistis Rumah Keluarga Indonesia (RKI) PKS dapat mengelola bonus demografi dengan baik.
 
"Melalui RKI, kami terus menerus bersama masyarakat untuk meningkatkan kualitas keluarga-keluarga Indonesia," jelas Sohibul Iman dalam peringatan Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional DPP PKS di Bogor, Minggu (6/8).
 

 
Sohibul Iman menjelaskan bahwa keluarga dapat menjadi perantara dalam menyampaikan pendidikan moral kepada anak. Terlebih, pendidikan formal yang didapatkan oleh anak-anak harus diimbangi dengan pendidikan moral dan pendidikan agama.
 
"Keluarga dapat mentransmisikan pengetahuan dan pendidikan moral kepada anak-anak. Sehingga mereka dapat menjadi pewaris nilai-nilai luhur masyarakat Indonesia," lanjut Sohibul Iman.
 
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Netty Prasetiyani Heryawan mengatakan bahwa RKI PKS dapat menjadi rujukan keluarga-keluarga di Indonesia dalam mengelola keluarga yang berkualitas.
 
Anak-anak merupakan amanah yang diberikan oleh Tuhan untuk dididik dan diarahkan pada sesuatu yang baik. Oleh karenanya, Netty mengingatkan kepada orang tua untuk bisa memiliki bekal yang cukup dalam mengelola tanggung jawab tersebut.
 
"Anak adalah titipan bukan beban, anak adalah amanah bukan masalah. Maka, sudah seharusnya orang tua sebagai orang dewasa pertama yang harus bertanggung jawab terhadap pendidikan anak," ujar Netty. [ian]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya