Berita

Nusantara

Sukarno Way Ajak Generasi Muda Gali Pemikiran Bung Karno

MINGGU, 06 AGUSTUS 2017 | 11:45 WIB | LAPORAN:

Sukarno-Way Yayasan Bung Karno (YBK) akan menggelar Pelatihan Sehari Kepemimpinan dan Kepemimpinan Sukarno 2017 di Gedung Perintis Kemerdekaan, Jakarta Pusat, Selasa (15/8) mendatang.

Pelatihan ini bertujuan untuk menggali pemahaman tentang kepemimpinan ala Sukarno dan tokoh-tokoh dunia. Di samping itu dalam rangka menyambut HUT ke-72 kemerdekaan RI.

"Kami ingin mengajak generasi hari ini mendalami lagi makna kepemimpinan dan mengomparasikannya dengan kepemimpinan Sukarno," kata koordinator Sukarno-Way YBK, Kirasave Agung melalui siaran pers yang diterima redaksi, siang ini (Minggu, 6/8).


Menurut dia, pelatihan ini juga akan mengembangkan dan menggali kembali buah pemikiran Bung Karno sebagai proklamator yang praktek kepemimpinannya masih relevan.
Selain itu juga dalam upaya membangun pemikiran kritis tentang refleksi kepemimpinan di tengah krisis di segala aspek.

"Dewasa ini kita mengalami krisis banyak aspek. Maraknya korupsi, persekusi, pelaku tidak etis hingga individualisme di kalangan pemangku kepentingan menjadikan kita resah. Sehingga pelatihan juga bertujuan untuk menanamkan pendidikan karakter," paparnya.

Kirasave menambahkan, pelatihan kepemimpinan ini terbuka untuk umum dan mahasiswa. Nantinya pelatihan akan terus bergulir dan ditindaklanjuti dengan proses pendampingan melalui berbagai kegiatan lanjutan.

"Peserta kita batasi hanya untuk 25 orang per-angkatan dan nantinya akan dilakukan pendampingan. Jadi ini prosesnya terus berjalan. Dan pendaftaran akan ditutup pada tanggal 12 Agustus 2017 mendatang," tutup Kirasave Agung yang juga pengajar di Universitas Persada Indonesia YAI.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya