Berita

Jokowi/net

Politik

Gerindra Tak Yakin Perindo Akan Diterima Partai Pendukung Jokowi

MINGGU, 06 AGUSTUS 2017 | 05:22 WIB | LAPORAN:

Keberadaan Partai Persatuan Indonesia (Perindo) diragukan akan bisa diterima oleh partai-partai politik yang juga mendukung Joko Widodo sebagai calon presiden pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

Keraguan itu disampaikan Wakil Ketua DPP Partai Gerindra Ferry Juliantono saat diskusi di Cikini, Jakarta, Sabtu (5/8).

Menurut Ferry, Partai Nasdem dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) akan sulit untuk menerima partai bentukan bos MNC Grup Harry Tanoesudibyo tersebut.


"Ya kan kita tahu Nasdem dengan Harry Tanoe punya masalah masa lalu ketika di Partai Hanura. Jadi sebenarnya efeknya bukan ke Partai Gerindra. Tapi justru ke partai-partai pendukung pemerintah yang lain," kata Ferry saat diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (5/8).

Atas dasar itu, Ferry menduga masih ada kemungkinan Perindo menentukan lain. Ditambah lagi, ketetapan Perindo untuk resmi mendukung Jokowi baru akan dinyatakan akhir tahun 2017 nanti.

Ferry kemudian menambahkn jika betul nanti Perindo mendukung Jokowi, maka koalisi Partai Gerindra dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Amanat Nasional (PAN) akan semakin solid.

"Dengan PKS, koalisi yang sudah terbentuk di masa suka dan duka, kemudian ada PAN dan ditambah lagi Demokrat. Mudah-mudahan ini bisa menjadi suatu kekuatan," demikian Ferry.[san]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya