Berita

HNW/net

Politik

Hidayat Nur Wahid: Isi Pidato Viktor Mengerikan

MINGGU, 06 AGUSTUS 2017 | 04:28 WIB | LAPORAN:

Wakil Ketua Dewan Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid (HNW) mengatakan jika isi  pidato yang disampaikan Ketua Fraksi Partai Nasdem Viktor Laiskodat mengerikan.

"Saya berharap ini menjadi pelajaran yang serius, karena kalau ini dibiarkan, apalagi dia juga sebut kata-kata 'kita bunuh, sebelum dia membunuh kita' itu mengerikan sekali," kata HNW usai Sosialisasi Empat Pilar MPR di Magelang, Rabu (5/8).

Pernyataan anak buah Surya Paloh itu kata HNW harus diberi peringatan serius. Pasalnya menurut Wakil Ketua MPR RI itu, pidato Viktot sangat provokatif, penuh fitnah, penuh ketidakakuratan informasi, menghadirkan ujaran kebencian dan memecah belah.


"Sebaiknya dia segera meminta maaf secara terbuka melalui media masa di tingkat nasional maupun tingkat NTT supaya permasalahan segera selesai, tetapi hukum harus tetap ditegakkan karena permasalahan ini terlanjur menyebar ke mana-mana supaya nanti tidak ada yang mengulangi lagi," tegas HNW.

HNW menambahkan, menyebut empat parpol yakni Gerindra, PAN, PKS dan Demokrat radikal dan intoleran hanya karena mereka menolak perppu ormas adalah gegabah.

"Kami menolak itu karena kami melihat dalam perppu banyak ketentuan yang tidak sesuai dengan UUD 1945 dan tidak sesuai dengan Pancasila," demikian HNW.[san]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya