Berita

Oso-Jokowi/net

Politik

Dibacakan Gede Pasek, Hanura Resmi Deklarsikan Jokowi Capres 2019

MINGGU, 06 AGUSTUS 2017 | 00:06 WIB | LAPORAN:

Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) secara resmi mendeklarasikan Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden RI di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 lewat keputusan rapat pimpinan nasional (Rapimnas) I 2017.

Menariknya, keputusan itu dibacakan oleh I Gde Pasek Suardika, Wakil Ketua Umum Hanura, yang merupakan salah satu mantan kader utama Partai Demokrat (PD) yang diketuai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Pembacaan keputusan itu setelah ihwal yang dibahas dan direkomendasikan Komisi C ‎di rapat-rapat rapimnas itu, diserahkan kepada Oesman Sapta Odang selaku Ketua Umum Hanura. I Gde Pasek Suardika kemudian dimandatkan untum membacakan keputusan politik yang resmi itu.


"Dengan rahmat Tuhan yang Maha Esa, Rapimnas I Partai Hanura tahun 2017 memutuskan, menetapkan, dukungan kepada Ir. Haji Joko Widodo sebagai calon presiden RI pada pemilihan presiden 2019," kata Pasek Suardika, yang diikuti teriakan serta tepuk tangan gemuruh peserta rapimnas di Hotel The Stones, Bali, Sabtu (5/8) malam.

Deklarasi itu juga berisi penugasan kepada seluruh jajaran partai untuk melaksanakannya. Seluruh jajaran partai diwajibkan untuk memperjuangkan, mengamankan, menyerukan, dan mengajak rakyat Indonesia untuk memenangkan Jokowi sebagai presiden Indonesia.

"Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan," kata Pasek Suardika yang merupakan Wasekjen Partai Demokrat era Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum itu.

Ketua Umum Hanura, Oesman Sapta Odang, menegaskan bahwa pihaknya akan konsisten dan takkan merubah keputusan itu. Sebab rapimnas itu memang dilakukan demi membangun komitmen ke internal maupun ke eksternal.

"Jadi takkan ada perubahan sampai jadwal yang ditentukan," kata Oesman Sapta.

Hal senada juga dikatakan Sekjen Partai Hanura,  Syarifuddin Sudding. Dia menegaskan komitmen partainya selama ini belum pernah berubah, malah 1akan tingkatkan lagi dari yang ada selama ini.

‎Walau diakuinya ada ruang bagi partainya untuk mengubah keputusan itu, namun hal itu takkan dilakukan.

"Kami tak pernah berpikiran seperti itu. Karena kami takkan khianat pada komitmen yang sudah dibangun, kami takkan khianat kepada kawan," demikian Sudding.[san]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya