Berita

Foto: Istimewa

Politik

Kritik Simpang Semanggi, FAKTA: Habiburokhman Bisa Baca Tulis Enggak?

SABTU, 05 AGUSTUS 2017 | 22:05 WIB | LAPORAN:

Vice Presiden Forum Pengacara Kesatuan kesatuan Tanah Air (FAKTA) Mukhlis Ramlan mengkritisi pernyataan Pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Habiburokhman yang menilai Jalan Simpang Semanggi sebagai proyek pemerintahan daerah provinsi DKI Jakarta yang katrok dan lebay.

Menurut Mukhlis, pernyataan Habiburokhman terkait proyek yang dimulai pada masa pemerintahan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama itu tersebut menunjukkan dirinya sedang derita sakit.

"Ini yang membuat kami bertanya, sakit apa yang diderita Habiburokhman sampai membuat pernyataan memalukan seperti itu," ketus Mukhlis Ramlan di Jakarta, Sabtu (5/8).


Padahal, menurut dia, publik justru menilai Simpang Semanggi merupakan maha karya Pemprov DKI untuk mengurangi kemacetan.

Sebelumnya, Habiburokhman mengatakan bahwa Simpang Susun Semanggi membuatnya nyasar. Saat itu, Rabu (2/8) Siang, Habiburokhman hendak ke Bundaran HI dari arah Slipi namun dia justru nyasar ke arah Blok M. Menurutnya, simpang susun tersebut katrok dan terlalu sederhana.

"Kalau dia nyasar pertanyaannya sederhana, dia ini bisa baca tulis nggak, terus paham tanda panah di jalan nggak, dan era digital begini pakai google map nggak, karena sebodohnya orang kampung masuk Jakarta kalau dia pakai google map pasti nggak nyasar apalagi ini di tengah Ibu Kota Negara, nggak layak dia bilang sesat lalu serang Pemda DKI," timpal Mukhlis.

Mukhlis kemudian mengingatkan Habiburokhman bahwa banyak masalah bangsa yang perlu dipikirkan bersama solusinya. Untuk itu siapapun perlu memberikan solusi cerdas untuk kebaikan bersama, bukan pernyataan sesat dan cacat logika seperti itu.

Dikatakannya bahwa orang menilai Simpang Susun Semanggi sebagai proyek yang bagus. Mereka bahkan senang.

"Tapi dia (Habiburokhman) malah sesat umbar pernyataan memalukan seperti itu, buatlah karya bagi bangsa serta berhentilah menghina orang lain, karena kita ada di dunia hukum yang punya konsekuensi atas segala pernyataan dan tindakan," sesalnya.

Karenanya, dia menilai Habiburokhman hanya mencari-cari kesalahan pemerintah, utamanya pemerintah DKI.

"Dia hanya berbicara kesalahan Pak Jokowi dan Ahok sejak dulu, sehingga apapun yang dilakukan oleh Pak Jokowi sebagai Presiden dan Ahok sebagai Gubernur DKI waktu itu, pasti dia salahkan dan dilawan," beber Mukhlis.

Presiden FAKTA Surpani Sulaiman menegaskan apabila Habiburokhman terus menghina dan menyudutkan pemerintah yang sah maka FAKTA akan menyeret Habiburokhman ke jalur hukum.

"Kami akan persempit ruang gerak tukang fitnah dan tukang hina orang lain di negeri ini," kata Surpani mengingatkan. [sam]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya